Sabtu, 11 Agustus 2012

CD Projekt RED Tak Suka DLC Berbayar


CD Projekt RED Tak Suka DLC Berbayar
Sebuah penuturan yang pastinya sangat didukung oleh semua gamer di seluruh dunia. Penuturan ini keluar sendiri dari mulut CD Projekt RED, developer The Witcher 2 yang lumayan sukses itu. Menurutnya, DLC seharusnya digunakan sebagai sarana untuk melayani para gamer, bukan sebagai cara untuk mendapatkan keuntungan tambahan. Bagaimana? Setuju banget kan? =D
Anyway, menurut penuturan game director di CD Projekt RED, Konrad Tomaszkiewicz, filosofi yang dipegang oleh developer tersebut saat berhubungan dengan DLC adalah, "Kami selalu percaya pada DLC gratis. Masalahnya adalah, kami selalu melihat DLC sebagai sebuah jasa layanan setelah penjualan, yang mana tidak seharusnya diberi banderol harga. Kembali ke masa ketika game-game ritel begitu dominan, kita punya apa yang disebut expansion pack. Ini benar-benar sebuah konten yang sangat besar dan memang layak dengan harga yang diberikan untuknya."
"Kalau seandainya DLC yang ada sekarang ini bisa menawarkan isi yang sama dengan expansion pack itu, maka DLC tersebut memang layak untuk dibeli, tapi dalam kebanyakan kasus yang ada, gamer selalu merasa bahwa mereka telah diperas atas apa yang mereka dapatkan. Itulah sebabnya kenapa kami menawarkan ekspansi untuk game kami secara gratis. Ini juga merupakan salah satu cara untuk mengatakan 'terima kasih' kepada orang-orang yang telah memutuskan untuk membeli game kami, bukan hanya membajaknya dari sumber yang ilegal."
Perkataan game director ini memang sangat masuk akal. Pasalnya, sekarang ini memang ramai sekali DLC berbayar dengan konten yang tidak sepadan dengan harganya. Bayangkan, untuk sebuah item in-game yang sifatnya kosmetik (maksudnya hanya sebagai hiasan saja), dibanderol dengan harga sekitar US$1 – US$2. Mungkin sekilas mata tidak terlalu mahal, tapi coba dipikirkan lebih jauh lagi. Apa yang sebenarnya kalian harapkan ketika membeli sebuah game? Apakah kalian ingin membeli sebuah pengalaman bermain tak terlupakan ataukah kalian ingin membeli tiket lain yang menuju ke lokasi pemerasan paling brutal sedunia? Ingat kata pepatah "sedikit sedikit, lama-lama jadi bukit."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar