Sabtu, 11 Agustus 2012

Capcom: Developer Barat Fokus Pada Grafis


Capcom: Developer Barat Fokus Pada Grafis
Sebuah pernyataan yang sedikit menusuk dan kena sasaran baru saja dikeluarkan oleh Capcom. Menurut penuturan Capcom, sang developer yang kini sedang sibuk mengembangkan Devil May Cry baru, DmC: Devil May Cry, disebutkan bahwa para developer game di wilayah Barat selalu memulai sebuah proyek dengan fokus pada desain visual. Sedangkan developer game dari Jepang selalu memprioritaskan mekanisme permainannya.
Hal ini dituturkan oleh pengarah DmC: Devil May Cry, Hideaki Itsuno ketika mendiskusikan masalah perbedaan gaya desain antara Capcom sebagai publisher asal Jepang dengan Ninja Theory, developer DmCyang berlokasi di Inggris. "Melihat pada pengalaman kami, tampaknya dengan developer di Barat dan Ninja Theory, mereka selalu fokus pada masalah visual di permulaan, kemudian baru mulai membereskan masalah permainan," jelas Itsuno.
"Sedangkan di Jepang, kami selalu fokus terlebih dahulu pada logika permainan dan mencoba membereskan sistemnya di awal permainan, kemudian kita baru secara perlahan membangun visual di atas permainannya." Tapi bagi Itsuno, hal tersebut bukanlah masalah berarti. Kedua tim tersebut telah dipekerjakan bersama-sama agar Itsuno bisa menemukan fokus yang sama dari kedua tim, sehingga perbedaan yang ada pun bisa diatasi.
"Kami telah berusaha mencari sistem gabungan dimana kami akan mengambil pendekatan terbaik dari masing-masing dunia. Memang tidak mudah, tapi kami rasa kami sangat senang dengan hasil yang kami miliki sekarang," tutup Itsuno. DmC: Devil May Cry direncanakan akan diluncurkan pada bulan Januari 2013 di PlayStation 3 dan Xbox360.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar