Selasa, 10 Juli 2012

Rockstar Games Tutup Studio Cabang Vancouver


Rockstar Games Tutup Studio Cabang Vancouver
Rockstar dikabarkan akan segera menutup studio kepercayaannya di Vancouver, sebuah studio yang sudah sukses mengembangkan game terkenal seperti Max Payne 3 dan juga Bully. Ada apa gerangan? Apakah Rockstar sedang bermasalah? Ada masalah keuangan yang melanda? Tenang dulu. Ternyata ini memang sebuah langkah yang telah direncanakan sejak lama dan sama sekali tidak akan "memakan korban".
Pasalnya, di saat bersamaan, Rockstar juga sedang membuka sebuah kantor baru yang jauh lebih besar dan lebih mewah di Oakville, dekat dengan Toronto di propinsi Ontario, Kanada. Pemerintahan Kanada sendiri telah berjanji akan memberikan insentif pajak serta dukungan finansial yang memadai.
Rockstar Toronto yang selama ini telah berjasa dalam mengembangkan Max Payne 3, akan dialokasikan ke kantor Oakville yang baru. Sedangkan 35 anggota yang sebelumnya berada di tim Vancouver, akan diberikan kesempatan untuk bergabung dengan Rockstar Toronto atau mungkin juga mereka lebih tertarik untuk bergabung dengan studio Rockstar lainnya.
Selain itu, Rockstar dikabarkan juga berencana untuk mengisi 50 posisi lainnya di kantor Oakville yang ada sekarang. Berikut ini adalah penjelasan yang diberikan oleh Rockstar: "Memperluas Rockstar Toronto dan membawa talenta developer Kanada kami ke bawah satu atap telah menggarisbawahi komitmen kami dalam mendirikan sebuah tim kelas dunia yang bisa membuat pengalaman hiburan yang menggemparkan, seperti yang sudah dikenal oleh gamer dari Rockstar Games," tandas Jennifer Kolbe, VP of Publishing and Operationsdi Rockstar. "Kami percaya bahwa satu tim Kanada akan menjadi kekuatan kreatif yang sangat kuat untuk proyek di masa mendatang."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar