Rabu, 03 Oktober 2012

Free Radical Sempat Besut TimeSplitters 2 HD


Free Radical Sempat Besut TimeSplitters 2 HD
Menurut penuturan developer TimeSplitters 2, Free Radical Design, mereka sebelumnya pernah mengembangkan versi HD untuk game tersebut, sebelum akhirnya perusahaan gulung tikar. Begitulah kira-kira penuturan mengejutkan dari mantan staf yang pernah bekerja di Free Radical Design. Hanya sebagai informasi, sekarang nama Free Radical Design telah berubah menjadi Crytek UK menyusul akuisisi yang dlakukan olehdeveloper game asal Jerman, Crytek.
Hal ini dituturkan langsung oleh mantan staf di Rare dan Free Radical Games seperti Steve EllisMartin Wakeley dan Lee Musgrave ketika sedang diwawancarai mengenai perusahaan game baru mereka, Crash Lab. "Kami sempat punya versi HD downloadable untuk TimeSplitters 2 yang sedang dikembangkan di Free Radical pada tahun 2008," jelas Steve Ellis, mantan programmer Goldeneye. "Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan proyek tersebut, tapi ya, saya akan sangat tertarik untuk melihat game tersebut diluncurkan suatu waktu nanti. Mungkin saja itu bisa menjadi katalis yang dibutuhkan untuk meningkatkan ketertarikan terhadapTimeSplitters 4, sehingga ada publisher yang mau mendanainya."

Selain TimeSplitters, ada franchise lain dari Rare yang juga sempat kesulitan untuk melihat cahaya matahari. Tapi yah, beruntung masih ada Banjo Kazooie yang berhasil muncul di Xbox Live Arcade. "Rare menggunakan jasa outsource untuk beberapa bagian pengembangan dan konversi Banjo Kazooie untuk Xbox Live Arcade dan bisa dikatakan itu seperti sebuah uji coba bagi kami untuk melihat apa yang bisa dicapai dalam hal mengembangkan game bersama seorang rekan, menjaga supaya biaya bisa lebih rendah dan mendapatkan keuntungan," jelas Musgrave.
"Kalian bisa mengambil keputusan kalian sendiri mengenai bagaimana hasil akhirnya dengan melihat pada fakta bahwa kami tidak memutuskan untuk maju dengan game-game lain yang kalian sebutkan. Kami sudah nyaris meng-konversi Killer Instinct beberapa kali, tapi ada masalah lisensi dan nyaris tidak pernah ada ketertarikan yang cukup tinggi untuk membantu proyek tersebut terwujud." Kemudian, Musgrave mengungkapkan juga bagaimana nasib Donkey Kong Racing yang akhirnya harus dirubah setelah Microsoft membeli saham Nintendo.

"Jelas game ini punya hubungan erat dengan Nintendo sebagai sebuah franchise dan seiring dengan usaha Rare mencapai tahap akhir pengakuisisian dengan Microsoft, terlihat jelas kalau game ini tidak punya masa depan, paling tidak dengan para kingkong tersebut sebagai karakternya. Kami pun merubahnya menjadi sebuah game Sabreman, kemudian muncul prototype Xbox yang paling awal – tapi seseorang, di luar sana menyatakan bahwa game ini sudah terlalu tua untuk pengalaman bermain game yang revolusioner yang bisa disajikan oleh Xbox."
Seandainya saja Donkey Kong Racing berhasil dikembangkan, seharusnya Klikers bisa ikutan balapan yang seru dengan hewan-hewan liar sebagai karakter utamanya. Waktu kalian jatuh dari tunggangan, kamu harus menekan tombol yang ada untuk bisa kembali bangkit dan mulai balapan lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar