Kamis, 03 Mei 2012

Genre Balap Akan Bangkit di Konsol Penerus Next-Gen


Genre Balap Akan Bangkit di Konsol Penerus Next-Gen
Tidak ada yang bisa memungkiri kalau game balapan sekarang ini hanya didominasi oleh beberapa game saja yang sudah sejak lama dikenal masyarakat. Sebut saja Need for SpeedForzaDiRT atau Gran Turismo. Keempat game tersebut, seakan sudah menjadi trademark dunia game balap. Kalau muncul nama-nama baru yang mengedepankan unsur balapan, biasanya tidak butuh  lama menunggu game tersebut tenggelam dan dilupakan. Bahkan parahnya lagi, sekarang pun nama-nama yang sudah keburu besar, tidak menjamin game tersebut bisa bertahan. Dengan kata lain, era game balap sudah mulai hilang tergerus genre lain.
Tapi menurut design manager Bizzare Creation, Gareth Wilson, genre tersebut masih bisa bangkit dengan bantuan hardware konsol baru. Wilson yang sekarang sedang ditugasi untuk mengembangkan Sonic & Sega All-Stars Racing Transformed di Sumo Digital, memberikan argumentasi, bahwa kebanyakan game balapan itu lebih bergantung pada teknologinya yang canggih untuk bisa menarik minat konsumen, bukan hanya sekedar mengandalkan genre itu sendiri.
"Kita butuh konsol baru. Game-game balapan selalu bisa berhasil saat ada konsol baru keluar dan kamu menghasilkan sesuatu dengan physics engine baru serta grafis yang sudah lebih sempurna," jelasnya. "Sampai akhir sebuah siklus konsol, selalu susah untuk bisa terus menghasilkan game balapan. Saya rasa, kalau kamu sudah punya DiRT 1, apakah kamu masih perlu DiRT 3? Kalau kamu punya PGR3, apakah kamu butuhPGR4? Saya tidak terlalu yakin. Genre balapan itu selalu bergantung pada teknologi. Mungkin bahkan lebih dibandingkan dengan genre-genre lainnya."
"Beralih dari PGR2 ke PGR3, saya ingat saat kita sedang meluncurkan PGR3, kami mengundang kalian semua para jurnalis dan kami memainkannya," lanjutnya. "Kami berkata, 'dan sekarang kita akan masuk ke sudut pandang dalam mobil,' dan di dalamnya kita bisa melihat sebuah dashboard Ferrari dan keluar decakan kagum dari semua jurnalis-jurnalis yang sinis. Itu tidak mungkin terjadi kalau kita masih menggunakan hardwaresebelumnya. Jadi saat hardware selanjutnya muncul, kita pasti bisa menciptakan fitur dengan tingkat kualitas yang lebih baik lagi."
Masih ingat dengan balapan gila-gilaan yang dikembangkan oleh Black Rock, Split/Second? Atau mungkin,Blur dari Bizzare Creation? Kedua game tersebut digadang-gadang merupakan salah satu penyebab kedua studio tersebut rontok. Tapi menurut Wilson, seandainya saja kedua game tersebut dijual sebagai gamedownloadable, pasti bisa terjual dengan lebih baik lagi.
"Sudah tiga tahun lebih sejak kami membeli Bizzare Creations dan genre balapan sudah berubah secara signifikan. Walau kamu berinvestasi besar sekali dalam menciptakan IP baru, Blur, game tersebut tidak berhasil menemukan fans komersilnya," tuturnya. "Permasalahan yang ada dengan BlurSplit/Second ataupunMotorstorm adalah mungkin game tersebut agak terlalu dalam bagi pasaran game modern. Mungkin hasilnya akan berbeda kalau diluncurkan sebagai game downloadable, tapi sayangnya, pasaran untuk game tersebut sudah tidak ada." Klikers setuju dengan pendapat Wilson?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar